Wednesday, October 14, 2026
Nasional

Prabowo Kritik Balik Pihak yang Sebut Program Makan Bergizi Gratis Sebagai Pemborosan

Presiden Prabowo Subianto melontarkan kritik tajam terhadap pihak-pihak yang terus menyuarakan kritik negatif terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam arahannya pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (20/7/2026), Prabowo menyayangkan adanya narasi yang menyebut program pemenuhan gizi tersebut sebagai bentuk pemborosan negara.

Prabowo menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama dari sebuah peradaban. Menurutnya, kemampuan sebuah bangsa dalam menjamin ketersediaan pangan bagi rakyatnya adalah ukuran keberhasilan yang paling mendasar. Ia menekankan bahwa tidak ada peradaban manusia yang mampu bertahan jika kebutuhan dasar berupa pangan tidak terpenuhi.

Lebih lanjut, Presiden menyoroti ketimpangan kritik yang terjadi di masyarakat. Ia merasa heran mengapa upaya pemerintah untuk menjamin gizi bagi anak-anak, ibu hamil, hingga lansia justru diserang, sementara fenomena kebocoran kekayaan negara yang masif selama puluhan tahun seolah luput dari perhatian publik. Ia menyinggung soal hilangnya ribuan triliun rupiah dari bumi Indonesia selama 34 tahun terakhir yang minim investigasi maupun protes dari para pakar.

Dalam upaya memastikan keberlanjutan program ini, pemerintah berkomitmen untuk terus mengontrol stabilitas harga pangan dan memastikan ketersediaan pupuk yang terjangkau bagi petani. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan makanan bergizi sebagai investasi jangka panjang sumber daya manusia Indonesia.